Facebook
 
 

26.10.202009:27 Tinjauan Analisis Forex: EUR/USD. Anti-rekor virus Corona dan pertumbuhan mata uang AS yang goyah.

Hari ini, indeks Dolar AS menunjukkan sedikit peningkatan di awal trading. Greenback memperkuat posisinya dengan latar belakang penguatan sentimen anti-risiko. Trader kembali menggunakan Dolar sebagai alat defensive utama mereka, meskipun terjadi ketidakstabilan politik di AS dan kegagalan lain dalam negosiasi paket bantuan baru untuk ekonomi AS.

Situasi serupa diamati minggu lalu. Selama lima hari trading, trader tidak dapat memutuskan faktor apa yang menjadi fokus perhatian mereka. Virus Corona dan pertempuran politik di Amerika Serikat telah menjadi tema arus utama, bergantian satu demi satu. Awalnya, investor dikejutkan oleh arus berita dari Eropa: lonjakan insiden COVID-19 memaksa negara-negara utama Uni Eropa untuk kembali menggunakan pengetatan pembatasan karantina. Fakta ini memicu peningkatan sentimen anti-risiko, setelah itu Dolar kembali meraih kemenangan favorit di pasar forex.

Exchange Rates 26.10.2020 analysis

Namun, pada hari Jumat, Greenback sekali lagi menunjukkan kerentanannya di tengah pertempuran pra-pemilu di Amerika Serikat. Pada hari terakhir pekan trading, debat terakhir di televisi antara Trump dan Biden terjadi, membawa kembali kekhawatiran akan berlarut-larutnya ketidakstabilan politik pasca pemilu di Amerika Serikat. Menurut sebagian besar pengamat, duel verbal berakhir menguntungkan Biden - tetapi dengan margin minimal. Hal tersebut juga ditunjukkan dengan hasil beberapa polling.

Tetapi, keuntungan persentase minimum tidak berperan apa pun di sini. Faktanya, tidak ada pemenang yang jelas di antara kedua kandidat: debat berakhir imbang, sementara Biden melakukan kesalahan serius dengan menyebut nama pemimpin Nazi dalam konteks yang salah. Fakta ini menunjukkan bahwa Donald Trump di garis akhir balapan pra-pemilu akan mempersempit kesenjangan dengan saingan utamanya (sebelum debat terakhir, selisihnya 11%), meningkatkan peluangnya untuk terpilih kembali. Empat tahun lalu, pada tahap kampanye pemilu yang sama, Hillary Clinton juga memprediksi peluang menang tertinggi. Namun hasil akhirnya berbeda. Selain itu, perlu mempertimbangkan spesifikasi sistem pemilu AS - misalnya, hasil survei nasional perlu dihubungkan dengan indikator di setiap negara bagian. Sebaliknya, survei nasional dapat dibandingkan dengan "suhu tubuh rata-rata di rumah sakit".

Banyak analis memandang reaksi mata uang AS terhadap pertempuran politik di Amerika Serikat dalam konteks pertanyaan sederhana - kandidat mana yang lebih baik untuk Dolar: Trump atau Biden. Tetapi, menurut saya, pasar memperkirakan (untuk saat ini) hanya kemungkinan terjadinya krisis politik setelah pengumuman hasil pemilu awal. Itulah mengapa indeks Dolar melemah pada hari Jumat: setelah debat yang disiarkan televisi, menjadi jelas bahwa kerugian Trump tidak lagi begitu jelas. Ini berarti bahwa tim Republik akan memperjuangkan setiap suara, termasuk di pengadilan, terutama mengingat pemungutan suara jarak jauh "virus Corona" (yang telah berulang kali dikritik Trump). Dengan kata lain, tidak adanya pemenang yang jelas dalam pemilu merupakan faktor negatif bagi Dolar.

Namun demikian, selama sesi Asia hari ini, posisi indeks Dolar sedikit pulih: jika pada hari Jumat trading menutup di 92.77, maka pada hari trading pertama indikator tersebut naik hingga ke batas angka ke-93. Pertumbuhannya minimal, tetapi tren itu sendiri penting di sini, yang menunjukkan melemahnya tekanan pada Greenback.

Exchange Rates 26.10.2020 analysis

Pasar beralih ke virus Corona lagi. Trader tidak dapat mengabaikan aliran berita negatif dari Eropa, yang menunjukkan peningkatan penyakit di hampir semua negara UE. Misalnya, ada hampir 20 ribu kasus baru COVID-19 yang terdeteksi di Italia selama satu hari terakhir. Otoritas negara ini mengumumkan bahwa dalam waktu dekat mereka akan mengumumkan langkah-langkah pengetatan lebih lanjut. Di Jerman, anti-rekor diperbarui untuk kedua kalinya dalam seminggu: jumlah kasus yang dikonfirmasi meningkat 15 ribu per hari. Berlin juga sedang bersiap untuk memperketat pembatasan karantina secara signifikan. Sebelumnya, jam malam diberlakukan di wilayah metropolitan dan kota-kota besar di Prancis, serta di Belanda, Republik Ceko, di beberapa wilayah Yunani, dan di beberapa kota di Spanyol. Di Polandia, Presiden Andrzej Duda terinfeksi virus Corona.

Dengan kata lain, laju penyebaran virus Corona di negara-negara Eropa terus meningkat, meski telah dilakukan langkah-langkah pembatasan. Pemimpin anti-rating dalam hal jumlah kasus baru COVID-19 adalah Prancis, Spanyol, Italia, dan Republik Ceko. Pada akhir pekan, situasinya hanya memburuk, sehingga reaksi para trader di awal trading dapat diprediksi.

Namun menurut saya, "faktor virus Corona" tidak akan mampu memperkuat posisi Greenback, sekalipun kita mempertimbangkan prospek jangka menengahnya. Selama sesi AS pada hari Senin, pasar akan beralih ke peristiwa politik di AS, terutama karena tenggat waktu lain untuk negosiasi tentang nasib paket stimulus baru berakhir hari ini (spoiler: pihak dengan probabilitas 95% tidak akan menemukan kompromi lagi ).

Secara umum, Dolar masih menjadi mata uang yang rentan, bahkan faktor virus Corona tidak lagi membantunya mendominasi pasar. Situasinya tidak dapat dibandingkan dengan musim semi (setidaknya saat ini), karena pertama, negara-negara UE masih belum berani menerapkan lockdown, dan kedua, tidak ada penurunan likuiditas Dolar di pasar (seperti yang terjadi di bulan Maret). Selain itu - periode pra-pemilu di Amerika Serikat, yang tidak memungkinkan bulls Dolar untuk sepenuhnya menunjukkan karakter mereka bahkan ketika latar belakang fundamental menentukan hal ini.

Semua ini menunjukkan bahwa berinvestasi dalam Dolar sekarang adalah bisnis yang berisiko. Berbicara langsung tentang pasangan Euro-Dolar, kita dapat melihat bahwa harga bergerak menjauh dari tertinggi hari Jumat, tetapi pada saat yang sama tidak memperbarui titik terendah minggu lalu. Dengan kata lain, pasangan ini masih diperdagangkan secara flat, di kisaran harga 1.1815 hingga 1.1875, yang sudah terjadi sejak Rabu lalu. Dari posisi saat ini atau ketika mendekati dasar angka ke-18, Anda dapat memasuki posisi long dengan target pertama 1.1875. Level resistance berikutnya terletak tepat di atas angka 1.1900.

*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.

Irina Manzenko,
Ahli analisa
InstaForex Group © 2007-2021
Manfaat dari rekomendasi para analis saat ini
Akun trading teratas
Buka akun trading

Tinjauan analitis InstaForex akan membuat Anda menyadari sepenuhnya tren pasar! Sebagai klien InstaForex, Anda dilengkapi dengan sejumlah besar layanan gratis untuk trading yang efisien.

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.